Gunung Kerinci Kembali Erupsi: Warga Dilarang Beraktivitas dalam Radius Bahaya

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Rabu, 11 Januari 2023 , 13:47 WIB
Erupsi Gunung Kerinci, Rabu (11/1)
Nasution/Bitnews
Erupsi Gunung Kerinci, Rabu (11/1)


JERNIH.ID, Jambi - Gunung Kerinci kembali erupsi, kali ini mengeluarkan abu vulkanik ketinggian 900 meter. Atas hal ini warga dilarang beraktivitas dalam radius bahaya dan pendaki gunung saat ini dilarang mendaki.

"Yang benar, telah terjadi erupsi Gunung Kerinci tepat Rabu pagi sekitar pukul 05:46 WIB dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 900 meter di atas puncak (± 4.705 m di atas permukaan laut)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Kerinci, Irwan, Rabu (11/1/2023).

Irwan menjelaskan, Gunung Kerinci erupsi kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut dan timur dan erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 3 mm dan durasi sementara ini ± 8 menit 20 detik.

"Pada seismik terekam tremor menerus erupsi masih berlangsung dan saat ini Gunung Kerinci berada pada Status Level II (Waspada)," jelasnya.

Irwan menyebutkan, masyarakat disekitar Gunung Kerinci baik pengunjung dan wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak Gunung Kerinci didalam radius 3 km dari kawah aktif.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas didalam radius bahaya KRB III," katanya.

Irwan juga menyarankan, sebaiknya jalur penerbangan disekitar Gunung Kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu vulkanik dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.

"Kita juga mengimbau ke pihak bandara agar jalur penerbangan dihindari," tukasnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID