Jasa Raharja Mudahkan Proses Klaim Santunan

Penulis: Jernih 1 , Editor: Muhammad Sapi'i - Selasa, 07 Desember 2021 , 11:01 WIB
Petugas Jasa Raharja bersama ahli waris
Dok Jasa Raharja Jambi
Petugas Jasa Raharja bersama ahli waris


JERNIH.ID, Jambi - Sebagai penjamin pertama korban kecelakaan lalu lintas jalan, Jasa Raharja menjalankan amanah Undang-Undang nomor 33 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Angkutan Umum dan Undang-Undang nomor 34 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

Dalam menjalankan amanah tersebut, Jasa Raharja terus berkomitmen dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat salah satunya dengan mempermudah proses klaim santunan.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Jambi, Donny Koesprayitno mengatakan, proses pengajuan klaim santunan Jasa Raharja sangatlah mudah. Bagi korban meninggal dunia, hal yang pertama harus dilakukan adalah membuat laporan polisi atas kejadian kecelakaan,” kata Donny, Selasa (7/12/2021).

Jasa Raharja, dikatakan Donny, menerima laporan polisi secara online dan realtime berkat sinergi Jasa Raharja dengan IRSMS Polri.

“Setelah laporan polisi terbit, selanjutnya Jasa Raharja yang bekerja,” ujarnya Donny.

Ditanyakan apa yang dimaksud dengan Jasa Raharja yang bekerja?, Donny menjelaskan bahwa itu merupakan petugas Jasa Raharja yang akan mendatangi ahli waris korban untuk membantu melengkapi persyaratan berupa KTP ahli waris korban, Laporan Kematian Korban, serta buku rekening ahli waris.

“Jasa Raharja telah bekerja sama dengan Dukcapil untuk keabsahan data ahli waris korban,” jelasnya.

Seperti kecelakaan antara truck yang terjadi dini hari (26/11) lalu di jalan lintas Jambi-Muara Bulian KM.36 yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Berkat sinergi Jasa Raharja dengan IRSMS Polri, santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia langsung diserahkan di hari yang sama.

Lalu, bagaimana dengan korban luka-luka yang harus dilarikan ke rumah sakit?, mengenai hal ini kata Donny, Jasa Raharja juga telah melakukan kerjasama oleh seluruh rumah sakit di Provinsi Jambi, sehingga korban tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ke rumah sakit karena Rumah Sakit yang akan langsung menagihkan biaya rawatan ke Jasa Raharja.

“Jasa Raharja melakukan pembayaran ke RS secara transfer atau overbooking,” tutupnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID