Kapolres Manggarai Cek Stok Minyak Goreng di Tiga Pusat Perbelanjaan, Harga Alami Kenaikan

Penulis: Redaksi , Editor: Muhammad Sapi'i - Selasa, 22 Maret 2022 , 17:45 WIB
Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Marten saat cek ketersediaan minyak goreng
Dok Humas Polres Manggarai
Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Marten saat cek ketersediaan minyak goreng


JERNIH.ID, Manggarai – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Manggarai, AKBP Yoce Marten melakukan pengecekan ketersediaan stok minyak goreng di tiga lokasi pusat perbelanjaan dalam Kota Ruteng, Selasa (22/3/2022) pukul 15.20 WITA.

Ketiga pusat perbelanjaan yang menjadi lokus pengecekan Kapolres Yoce itu adalah Toko Sukajadi yang bertempat di Ruko Pemda, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, PT. Inti Harum Sentosa Ruteng di Redong, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong dan di Mini market Y-Tel Mart di Lempe, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong.

Saat melakukan pencegekan itu, Kapolres Yoce didampingi Kasat Intelkam Polres Manggarai, AKP Silvianus Hardi dan KBO Intelkam Polres Manggarai, IPDA Adrianus Gon Alastan.

Kapolres Manggarai, AKBP Yoce menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan di Toko Sukajadi terdapat stok minyak goreng kemasan satu liter merek Fraiswell sebanyak 900 liter yang dijual kepada konsumen (masyarakat) dengan harga Rp 30.000 per liter.

Disampaikan Yoce, menurut pemilik Toko Sukajadi bahwa sebelum terjadi kelangkaan, minyak goreng tersebut dijual dengan harga Rp 18.000 per liternya.

"Pihak Toko Sukajadi memastikan bahwa dalam waktu dua minggu kedepan stok minyak goreng akan bertambah karena sudah ada pemesanan kepada produsen di Surabaya, Jawa Timur," ujar Yoce.

Di PT. Inti Harum Sentosa Ruteng, Yoce menjelaskan, ditemukan minyak goreng merk Sedaap dalam kemasan 20 liter sebanyak 105 jerigen serta kemasan 5 liter sebanyak 420 jerigen.

Katanya, Harga jual minyak goreng kemasan 20 liter adalah Rp.460.000 per jerigen sedangkan kemasan 5 liter Rp. 115.000 per jerigen.

Yoce pun menyampaikan, dari pengakuan pengelola bahwa minyak goreng yang ada di gudang PT. Inti Harum Sentosa itu hanya dijual kepada para pelaku UKM dalam hal ini pemilik warung dan penjual gorengan yang telah terdaftar sebagai member perusahaan.

Kepada Yoce, pihak PT Inti Harum Sentosa juga memastikan, dalam satu minggu kedepan sudah ada penambahan stok minyak goreng dari produsen di Surabaya untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam wilayah Kabupaten Manggarai.

Sementara itu, di Mini market Y-Tel Mart, kata Yoce, pihaknya menemukan minyak goreng merk Sinai kemasan 4,5 liter sebanyak 41 jerigen.

Katanya, dari pengakuan pengelola Y-Tel Mart, minyak goreng kemasan 5 liter tersebut dijual kepada masyarakat dengan harga Rp.135.000 per jerigen.

"Menurut pihak pengelola Y-Tel Mart bahwa  pihaknya setiap hari selalu melakukan upaya pemesanan ke tempat produksi minyak goreng di Surabaya namun karena terbatasnya ketersediaan stok di tempat produksi sehingga menyebabkan pendistribusian dari tempat produksi tidak lancar," tambahnya lagi.

Yoce pun menjelaskan, dari hasil pengecekan tersebut diatas terungkap bahwa harga penjualan minyak goreng berbagai merk dalam wilayah hukum Polres Manggarai saat ini mengalami kenaikan berkisar Rp.10.000-Rp.20.000 per liter sedangkan untuk stok sudah berangsur normal kembali.

"Menurut para pelaku usaha bahwa kenaikan harga tersebut dilatarbelakangi adanya pencabutan subsidi dari Pemerintah," ucapnya.

Kepada para pelaku usaha, Kapolres Yoce menghimbau, agar selalu berupaya melakukan pemesanan ketempat produksi minyak goreng guna menjamin pemenuhan kebutuhan minyak goreng untuk masyarakat.

Selain itu, ia juga menghimbau agar mekanisme penjualan minyak goreng kepada masyarakat dibatasi sesuai dengan kebutuhan. Hal ini guna mencegah adanya upaya monopoli dalam pembelian.

"Polres Manggarai akan selalu mengawasi alur pendistribusian serta keberadaan stok minyak goreng baik disetiap pusat perbelanjaan maupun gudang penyimpanannya guna mencegah dan mengantisipasi adanya praktek penimbunan. Apabila ditemukan adanya indikasi penimbunan maka Polres Manggarai akan memberikan tindakan tegas serta proses hukum terhadap para pelaku," tutup Yoce.

Penulis: Ignas Tulus



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID