Kemas MS Ciptakan Lagu 'Gagal Kayo' untuk M Nuh Eks Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi

Penulis: Redaksi , Editor: Muhammad Syafe'i - Senin, 25 Mei 2020 , 21:25 WIB
M. Nuh saat beswafoto dengan warga
Instagram: Jambiseru
M. Nuh saat beswafoto dengan warga


JERNIH.ID, Jambi - Belakangan ini warga Provinsi Jambi sempat dihebohkan dengan adanya warga Jambi yang memenangkan lelang motor listrik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Rp 2,55 miliar dalam acara konser virtual, Minggu (17/5).

Namun, warga yang disebut-sebut sebagai pemenang lelang motor listrik Jokowi ini yakni M. Nuh warga Kampung Manggis, Kota Jambi ini ternyata tidak mengetahui kalau itu acara lelang, setahu dirinya itu pembagian hadiah.

Bahkan M Nuh sendiri sempat diperiksa Polisi karena dirinya disaat lelang mengaku sebagai pengusaha, dan setelah diperiksa diketahui M. Nuh adalah seorang buruh bangunan dan M. Nuh diperbolehkan pulang.

Motor listirk ini sendiri akhirnya menjadi milik anak Hary Tanoesoedibjo, Warren Tanoesoedibjo yang menjadi pemenang lelang motor listrik Gesits yang bertanda tangan Presiden Jokowi dengan harga yang sama Rp 2,55 miliar.

Atas kejadian ini, M. Nuh banyak menuai simpati dari warga Jambi, salah satunya seniman Jambi Kemas M. Sholihin yang merupakan pencipta lagu-lagu daerah Jambi.

Kepada jernih.id, Kemas M. Sholihin menyampaikan jika dirinya telah menciptakan lagu untuk M. Nuh dengan judul 'Gagal Kayo. Ia mengatakan lagu ini dibuatnya keran prihatin dengan kondisi M. Nuh pasca lelang tersebut.

"Belakangan diketahui beliau (M. Nuh, red) kerja sebagai buruh, harusnya segera juga diperhatikan ekonominya," kata Kemas Sholihin, Senin (25/5/2020) malam.

Dirinya juga menyampaikan jika apa yang dilakuakan M. Nuh tentu karena ketidaktahuannya atas acara itu, sehingga beliau menganggap malah mendapat hadiah Rp 2,55 miliar dari Presiden.

"Tentunya beberapa hari beliau berharap banyak dana itu untuk merubah hidupnya, saya sendiri mau memberikan M. Nuh bantuan buat tanda kenal saja, mudah-mudahan ada yg bisa membantu menyampaikannya," harapnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID