Pemkab Tanjab Barat Siaga Karhutla: Anwar Sadat Nyatakan Komitmen Perkuat Sinergi dengan Pusat dan Korporasi

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Senin, 07 September 2026 , 15:44 WIB
Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat
Prokopim Tanjab Barat
Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat


JERNIH.ID, KUALA TUNGKAL - ​Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyatakan kesiapan penuh mengawal pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Komitmen ini ditegaskan Bupati Anwar Sadat usai mengikuti rapat koordinasi nasional secara virtual, Senin (7/9/2026).

​Rapat strategis tersebut membedah langkah mitigasi menghadapi musim kemarau. Pemerintah pusat bersama ratusan korporasi memperkuat barisan untuk menekan potensi bencana asap.
​Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago memimpin langsung jalannya rapat. Ia menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan menyatukan langkah dan memperketat pengawasan di lapangan.

​Sebanyak 325 perusahaan pemegang Hak Guna Usaha dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan turut dilibatkan. Pelibatan dunia usaha ini bertujuan membangun komitmen bersama dalam mengamankan wilayah konsesi dari ancaman api.

​Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto memetakan enam provinsi rawan prioritas nasional. Wilayah tersebut meliputi Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, hingga Jambi.

​Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memaparkan strategi pengendalian berbasis teknologi dan lapangan. Pemerintah mengandalkan Operasi Modifikasi Cuaca, pengerahan helikopter water bombing, hingga tim darat terpadu.

​Dari aspek tata ruang, Menteri ATR/BPN menekankan kewajiban korporasi menjaga wilayah operasionalnya. Setiap pemegang izin wajib mematuhi standar pencegahan kebakaran di atas lahan masing-masing.

​Aparat penegak hukum turut mengambil sikap tegas tanpa kompromi. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan jajarannya telah menetapkan 11 tersangka kasus karhutla di Provinsi Jambi.

​Senada dengan kepolisian, Jaksa Agung memastikan penegakan hukum menyasar aktor intelektual hingga korporasi. Negara memburu pihak yang bertanggung jawab sekaligus menagih pemulihan kerugian lingkungan.

​Menanggapi arahan tersebut, Bupati Anwar Sadat langsung mengambil langkah taktis di daerah. Ia menggerakkan seluruh elemen di Tanjab Barat untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.

​"Kami mengajak perusahaan, aparat, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan, serta tidak membuka lahan dengan cara membakar," tegas Anwar Sadat.

​Forum tingkat tinggi ini juga dihadiri jajaran menteri kabinet, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Jaksa Agung, serta kepala lembaga terkait lainnya untuk memastikan kesiagaan nasional tetap berada di level maksimal.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID