Pendobrak Mitos Pilkada

Penulis: Redaksi - Rabu, 29 Juli 2020 , 21:22 WIB
Ansori Hasan
Istimewa
Ansori Hasan


Oleh: Ansori Hasan

Tak aneh jika setiap perhelatan Pilkada nama-nama yang tampil adalah nama nama besar di daerah yang akan menggelar hajatan lima tahunan itu. Kalau tidak petahana, anak, istri atau keluarga dekatnya, atau pengusaha yang benar benar memiliki finansial yang kuat.

Namun tidak demikian terjadi di Provinsi Jambi, pasangan Al Haris - KH. Abdullah Sani adalah pasangan kejutan banyak orang, pasangan ini benar-benar fenomenal dan menjadi perbincangan masyarakat kelas bawah.

Maklum saja, Al Haris sosok anak desa dari keluarga tidak berada tapi mampu mendobrak mitos calon pilkada.

Hampir semua masyarakat Jambi tau Al Haris mengawal karir dari pegawai paling bawah, bekerja sebagai tukang sapu dan operator RRI Jambi tentu dengan pendapat sangat jauh dari kata cukup.

Demi untuk mencukupi kebutuhan sehari hari dan menyelesaikan pendidikannya di Kota Jambi, ia rela banting tulang bekerja siang dan malam, mulai dari menjajakan koran, berjualan martabak hingga menjadi tukang urut asalkan hari itu ia tidak dalam kesulitan.

Kegigihan dan perjuangan Al Haris sepertinya mendapat jalan dan keistimewaan dari Tuhan, ia diminta Hasan Basri Agus (HBA) (kala itu masih menjabat kepala Biro Kepegawaian Pemprov Jambi) untuk membantunya, ketika HBA menduki posisi Sekda Kota Jambi, Al Haris diberi kepercayaan menjadi lurah di Kota Jambi.

Karir haris pun terus menanjak, ia tetap di minta HBA untuk membantunya ketika ia menjabat Bupati Sarolangun hingga menjadi Gubernur Jambi periode pertama.

Haris yang mejabat kepala Biro Umum Pemprov Jambi waktu itu mencoba peruntungan dengan ikut bertarung dalam Pilkada Kabupaten Merangin dan akhirnya mampu mempertahankan kursi Bupatinya hingga saat ini.

Nama Al Haris kini terus berkibar dalam kancah pilgub Jambi, mulusnya jalan, ia termasuk orang yang pertama mendapatkan pasangan bersama KH. Abdullah Sani mantan wakil walikota Jambi dan telah memiliki kecukupan partai (PKS, PKB, Berkarya + PAN) walau sempat dipandang sebelah mata oleh lawan politiknya, berbagai isu dimainkan, untuk melemahkan gerakan Al Haris.

Al Haris benar-benar penerobos mitos Pilkada, Al Haris benar-benar mampu membangkitkan semangat masyarakat biasa untuk mencapai cita cita.

Haris anak desa yang kini ditakuti dan disegani lawan lawannya, tak ayal atas sikapnya, kini ia punya ribuan basis millenial yang menjadi garda terdepan pemenangannya.

(Penulis merupakan anak Muda NU)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID