Pindah ke NasDem, Robby Mengaku Sudah Kantongi Restu Romi

Penulis: Redaksi , Editor: Muhammad Sapi'i - Kamis, 16 Juni 2022 , 20:41 WIB
Robby saat hadiri Rakernas Partai NasDem
Istimewa
Robby saat hadiri Rakernas Partai NasDem


JERNIH.ID, Jambi - Setelah fotonya bersama jajaran Nasdem viral, Robby Nahliyansyah angkat bicara. Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur itu bicara blak – blakkan soal isu kepindahannya ke partai besutan Surya Paloh.

Melalui sambungan telepon Robby tak membantah bahwa foto yang beredar bukan editan. Foto itu diambil saat Robby menghadiri rakernas Nasdem di Jakarta Convention Centre Jakarta, Rabu (15/6). Di foto terlihat Robby berpose bersama Ketua Nasdem Provinsi Jambi Syarif Fasha. Ada pula legislator Tanjabtim Nasdem Yudi Hariyanto dan mantan sejawatnya Markaban. Markaban sebelumnya adalah anggota DPRD 2014 – 2019 dari PDIP. Markaban juga dikabarkan ikut bergabung di Nasdem.

Meski tidak sepenuhnya membantah kepindahannya ke Nasdem. Dikatakan pria kelahiran 1983 saat ini proses itu sedang berjalan. Pilihannya berlabuh ke Nasdem bukan karena tiada lagi kecocokan di PAN. Dia merasa PAN adalah rumah tempat selama ini ia dibesarkan.n Tak terhitung pelajaran yang ia dapat di PAN. Namun pilihan langkah politik terkadang membuat seseorang harus membuat sebuah keputusan. Keputusannya hijrah ke Nasdem tidak lain karena dia merasa Nasdem membuka ruang yang lebih smooth kepadanya.

“Bukan juga karena PAN tidak memberi itu. Sebagai kader murni yang sejak awal menapak politik dari PAN, saat ini saya membutuhkan sesuatu yang baru, ya anggaplah petualangan. Saya ingin memperkaya pengalaman politik jika tidak bisa dikatakan saya butuh kepastian yang lebih presisi,’’ ungkap Robby di ujung telepon, Kamis (16/6/2022).

Sejumlah pihak menyayangkan kepindahan Robby dari PAN ke Nasdem. Robby dianggap satu – satunya kader yang paling berpeluang diusung PAN menggantikan Romi sebagai bupati Tanjabtim pada pilkada 2024 nanti. Menjawab itu Robby mengungkap bahwa dia membutuhkan lebih dari sekedar peluang.

“Memang kita semua maklum bahwa tidak ada yang pasti dalam politik. Namun ketidakpastian itu juga bisa dianggap sebuah kepastian. Langkah yang saya ambil saat ini dalam rangka memperkecil ruang ketidakpastian itu untuk menjadi sebuah kepastian. Kebetulan Nasdem saya rasakan cocok dengan harapan itu,’’ lanjutnya diplomatis.

Baca halaman selanjutnya



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID