JERNIH.CO.ID, Jambi - Bencana alam berupa gempa bumi dan disertai tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tenggara pada beberapa waktu lalu membuat duka bagi rakyat indonesia dimana tercatat ada 1.234 jiwa yang meninggal dunia.
Dengan adanya bencana tersebut seluruh elemen masyarakat Jambi melakukan aksi pengalangan dana baik dari pemerintah dan elemen mahasiswa, seperti yang dilakukan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi yang melakukan aksi di simpang empat Bank Indonesia.
Tidak hanya sehari mereka melakukan aksi pengalangan dana untuk korban gempa dan tsunami, bahkan mereka melakukan aksi selama tiga hari berturut-turut.
Setelah seharian melakukan aksi galang dana, tak menyurutkan aksi aktivis dengan slogan zikir pikir dan amal soleh ini, terlihat mereka mendirikan tenda untuk melakukan aksi kembali di malam hari.
Ketua komisariat PMII UIN STS Jambi Ramazani Zaniardeni mengatakan aksi pengalangan dana dilakukan siang dan malam tanpa ada istirahat untuk menandakan bahwa merasakan duka yang mendalam.
"Aksi dilakukan siang dan malam, karena masyarakat di Palu dan Donggala siang dan malam kesusahan. Maka dari itu kader PMII UIN STS Jambi mengelar aksi siang dan malam pula," kata Deden sapaan akrab Ramazani Zaniardeni.
Tidak hanya itu kader kader PMII juga mengelar aksi 1000 tanda tangan untuk menunjukan rasa duka yang mendalam.