Sederet Prestasi Ganjar Pranowo Ketika Memimpin Jawa Tengah

Penulis: Redaksi - Jumat, 22 September 2023 , 08:25 WIB
Ganjar Pranowo terima penghargaan  Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Terbaik Nasional
Ist
Ganjar Pranowo terima penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Terbaik Nasional


JERNIH.ID, Jambi - Ganjar Pranowo sudah resmi diusung PDIP sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2024 mendatang. Kepemimpinannya selama 10 tahun menjadi Gubernur Jawa Tengah sudah usai pula pada 5 September 2023. Berikut catatan prestasi Ganjar ketika memimpin Jawa Tengah.

1. Beliau dianugerahi penghargaan Paritrana Award oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) dalam hal perlindungan tenaga kerja.

2. Beliau juga menerima penghargaan sebagai Provinsi Peduli Hak Asasi Manusia dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

3. Ganjar Pranowo juga menerapkan sistem e-planning dan e-budgeting yang terintegrasi melalui SAKIP. Provinsi Jawa Tengah berhasil memangkas 4.646 kegiatan menjadi 890 kegiatan dan melakukan efisiensi anggaran sebanyak Rp1,2 triliun.

4. Jawa Tengah telah memiliki 28 Mal Pelayanan Publik (MPP). Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di Indonesia. Kehadiran MPP membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi mudah, murah, dan cepat.

5. Program Kartu Tani memiliki andil untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan produksi padi terbesar di Indonesia pada 2019. Produksi padi di Jawa Tengah pada 2019 mencapai 9,65 juta ton gabah kering giling (GKG). Jumlah tersebut setara dengan produksi 5,54 juta ton beras.

6. Jawa Tengah tercatat sebagai provinsi dengan capaian persentase penyelesaian rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terbaik di seluruh Indonesia pada 2023. Jawa Tengah meraih capaian 92,09% penyelesaian rekomendasi BPK. Capaian tersebut melampaui rata-rata nasional sebesar 75%.

7. Nilai penyaluran KUR di Jawa Tengah pada 2022 mencapai Rp 55,27 triliun. Hal ini membuat Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah penyaluran KUR tertinggi di Indonesia.

8. BKKBN mengungkapkan rapor Jawa Tengah terkait angka kematian ibu, angka kematian bayi, dan angka kematian balita, termasuk perkawinan dini, lebih rendah dibandingkan Jawa Barat dan Jawa Timur. Pada 2018, tingkat stunting mencapai 24,4% dan setahun kemudian turun menjadi 18,3%. Selanjutnya, pada 2020 tercatat 14,5%, kemudian pada 2021 turun menjadi 12,8%, dan pada 2022 sebesar 11,9%.

9. Provinsi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Terbaik Nasional. Penghargaan itu tak lepas dari diterapkannya sistem Sihati (Sistem Informasi Harga Produk Komoditi). Jawa Tengah menyabet penghargaan tersebut 3 kali berturut-turut.

10. Tahun 2020 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya kepada Ganjar Pranowo untuk keempat kalinya secara berturut-turut. (*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID