Wabah Virus Corona, Status Provinsi Jambi Naik dari Waspada Menjadi Siaga

Juru Bicara Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah
Putri/jernih.id
Juru Bicara Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah
Pernulis: Redaksi | Editor: Muhammad Syafe'i

JERNIH.ID, Jambi – Merebaknya wabah virus corona, Provinsi Jambi yang semula berstatus waspada saat ini menjadi status siaga, hal ini dikatakan oleh Karo Humas Provinsi Jambi yang Juru Bicara Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah.

“Dengan naiknya status Jambi dari waspada menjadi siaga, yang sudah ditandatangani oleh Gubernur Jambi, maka berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah bisa menggunakan Dana Tak Terduga yang ada di APBD Provinsi Jambi dan Kabupaten/Kota untuk mempercepat penanganan Covid-19,” kata Johansyah, Sabtu (21/03/2020). 

Baca juga: Update Kasus Corona di Jambi: ODP 132, PDP 13 dan 7 Orang Uji Lab

Untuk Provinsi Jambi, dijelaskannya Dana Tak Terduga yang telah disiapkan, berdasakan informasi dari Kepala Bakeuda Provinsi Jambi Rp 11 miliar, terdiri dari usulan Rumah Sakit Raden Mattaher, Dinas Kesehatan, dan Kepala BPBD Provinsi Jambi. Untuk rumah sakit penambahan Ruang Isolasi, Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan tambahan dengan usulan penambahan ruang isolasi yang baru.

“Dinas Kesehatan akan meningkatkan sosialisasi dan pakaian APD bagi petugas yang mengambil sampel uji swab APD bagi petugas,” ujarnya

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, CFD di Lingkungan Kantor Gubernur Jambi Ditiadakan Sementara

Sementara untuk BPBD yakni untuk peningkatan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan instansi vertikal, termasuk Polda, Danrem, dan Forkopimda lainnya, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Balai POM dan sebagainya.  

“Dana Tak Terduga itu setiap tahun dianggarkan oleh pemerintah Provinsi Jambi untuk menghadapi situasi darurat atau siaga, dasarnya harus ada surat penegasan dari Menteri Dalam Negeri,” tukasnya.