JERNIH.CO.ID, Kota Jambi - Dinasti politik tentunya bukan hal yang asing lagi di Indonesia, di Provinsi Jambi sendiri dinasti politik menjadi sorotan pasca OTT KPK yang terjadi dan melibatkan mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli.
Zumi Zola sendiri merupakan anak dari Almarhun Zulkifli Nurdin yang merupakan mantan Gubernur Jambi dua periode. Menurut Abraham Samad yang merupakan mantan Ketua KPK periode 2011-2015 dinasti politik ini akan melahirkan pemimpin yang berperilaku korupsi.
"Pemimpin yang lahir dari dinasti politik akan melahirkan perilaku korupsi dan ujung-ujungnya mereka akan ditangkap," kata Abraham Samad saat Ngobrol Permasalahan Indonesia (NGOPI) silaturahmi bersama kader dan alumni HMI Cabang Jambi di Caffe Hello Sapa, Broni, Kota Jambi, Senin (4/3) malam.
Menurut Abraham, kenapa praktek dinasti politik masih berkembang di Indonesia karena adanya budaya politik disistem kita yang harus dibenahi. Misalnya di sistem kepartaian tidak ada kode etik, karena kalau itu berlaku tidak akan bisa ada sistem kekeluargaan di partai.
"Di Amerika dinasti politik berdasarkan kapasitas dan alamiah, kalau di Indonesia bukan karena kapasitas melainkan karena keterpaksaan dan tidak alami," kata Abraham.
"Apabila praktek dinasti politik ini terus berkembang tentunya akan menutup akses bagi yang lain. Tentunya apabila ini berkembang orang-orang yang mempunyai kapasitas untuk menjadi pemimpin yang baik akan terhambat. Dan tentunya politik dinasti ini bukan yang haram," ungkapnya.