Ketua APDESI Tanjung Jabung Timur sekaligus Kades Merbau, Amirudin JERNIH.ID, Muara Sabak — Komitmen penuh DPC APDESI Kabupaten Tanjung Jabung Timur terhadap empat program prioritas pemerintah pusat dengan dampak luas bagi masyarakat: Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), dan Sekolah Rakyat.
Bukti konkrit komitmen berupa dukungan Pemerintah pada pembangunan dapur MBG kategori 3T di Kecamatan Mendahara. Ketua APDESI Tanjung Jabung Timur sekaligus Kades Merbau, Amirudin, Rabu (17/6/2026), tentang infrastruktur pesisir tersebut sebagai wujud nyata perhatian besar pemerintah pusat.
Menurut Amirudin, dapur umum modern tersebut instrumen utama gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita, sekaligus wadah penyerapan hasil bumi petani serta produk nelayan lokal.
"Pembangunan dapur daerah 3T Mendahara bukti negara hadir di wilayah terluar. Program MBG ini sangat tepat untuk keberlanjutan masa depan anak pesisir," ujar Amirudin.
Penguatan ekonomi kerakyatan melalui segmen KDKMP juga fokus utama di seluruh desa. Lembaga ekonomi formal ini motor penggerak usaha mikro, permodalan, dan stabilitas harga komoditas lokal berbasis gotong royong warga.
"KDKMP wadah permodalan mandiri usaha mikro desa. Lewat koperasi ini, stabilitas harga komoditas lokal milik warga aman," kata Amirudin.
Sinergi ekonomi ini selaras dengan segmen KNMP melalui penataan ekosistem pesisir terpadu, modernisasi armada kapal, fasilitas perikanan modern, dan kepastian jalur pasar langsung nelayan tradisional.
"Lewat Kampung Nelayan Merah Putih, nelayan tradisional naik kelas dengan modernisasi kapal dan fasilitas, serta jaminan akses pasar adil," tambah Amirudin.
Pilar kemajuan daerah bertumpu pada Sekolah Rakyat sebagai solusi konkrit pemutusan rantai kemiskinan ekstrem lewat fasilitas sekolah berasrama (boarding school) gratis dengan jaminan sarana, makan, dan pengasuhan penuh anak keluarga kurang mampu.
"Sekolah Rakyat konsep boarding school komitmen konkrit pemutusan rantai kemiskinan ekstrem, agar anak keluarga miskin mendapat hak pendidikan dan pengasuhan layak gratis," jelas Amirudin.
Koordinasi intensif APDESI bersama seluruh kepala desa sebagai jaminan transparansi anggaran negara tanpa kebocoran, dengan asas manfaat besar masyarakat sebagai alasan utama kelayakan program ke depan.
"Program-program ini sangat berdampak nyata pada masyarakat luas. Kesiapan kami di tingkat desa sebagai garda terdepan demi kesuksesan dan keberlanjutan program di Tanjung Jabung Timur," tegas Amirudin.