Anwar Sadat hadiri Pentas Seni Sunda dan Banjar JERNIH.ID, KUALA TUNGKAL — Alun-Alun Kuala Tungkal mendadak berubah menjadi lautan manusia, Minggu malam (2/8/2026). Ribuan warga tumpah ruah memadati pusat kota demi menyaksikan kemeriahan Pentas Seni Budaya yang digagas oleh Paguyuban Suku Sunda dan Keluarga Bubuhan Banjar.
Pergelaran akbar ini merupakan agenda lanjutan dari rangkaian Bulan Serengkuh Dayung, Serentak ke Tujuan. Pemerintah kabupaten resmi mencanangkan hajatan besar ini sehari sebelumnya guna menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026.
Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat bersama Wakil Bupati, Katamso dan Ketua TP PKK, Fadhilah Sadat hadir langsung menyapa warga di tengah hiruk-pikuk acara. Kehadiran para pimpinan daerah ini sukses membakar antusiasme masyarakat yang sejak sore sudah memadati area panggung utama.
Atraksi Pencak Silat hingga Madihin Pukau Ribuan Penonton
Panitia langsung menggebrak panggung lewat atraksi pencak silat memukau yang berpadu apik dengan tarian penyambutan khas Kalimantan Selatan. Suasana malam semakin bergemuruh tatkala sederet kesenian tradisional bergantian membius perhatian penonton.
Deretan penampil menyajikan ragam kebudayaan nusantara secara atraktif, mulai dari Hadrah Al Banjari, Tari Jaipong energik, Tari Baris Barantai, paduan suara khas Sunda, hingga alunan pantun jenaka Madihin dan medley lagu-lagu Banjar. Seluruh pengisi acara sukses menciptakan malam apresiasi seni yang meriah dan menghibur.
"Kegiatan ini menjadi simbol nyata kekuatan kultural kita. Keragaman suku yang hidup berdampingan secara harmonis di Bumi Serengkuh Dayung membuktikan bahwa perbedaan adalah modal sosial terkuat untuk membangun daerah," ujar Bupati Anwar Sadat di sela-sela acara.
Surga Kuliner Tradisional: Cicipi Kikicak hingga Es Doger
Tidak hanya memanjakan mata lewat suguhan seni tingkat tinggi, panitia juga memanjakan lidah para pengunjung melalui festival kuliner tradisional. Stan-stan makanan menyajikan aneka jajanan otentik khas Banjar dan Sunda yang diserbu warga.
Pengunjung tampak antusias memburu kudapan khas Banjar seperti kikicak, wadai giping, sari muka, cangkuduk bawang, guguduh banyu, hingga hamparan tatak yang manis legit. Sisi seberang stan juga disesaki warga yang mengantre siomay, cilok, es doger, dan berbagai penganan khas Sunda lainnya.
Pemkab Berbaur Bersama Warga, Perkuat Harmoni Kebhinekaan
Puncak kehangatan malam itu tercipta ketika Bupati Anwar Sadat bersama Wakil Bupati Katamso dan Ketua TP PKK Fadhilah Sadat turun langsung dari kursi kehormatan. Ketiganya memilih membaur bersama masyarakat, duduk lesehan, serta menikmati alunan Madihin sambil berinteraksi akrab dengan para pengisi acara.
Persatuan Pasundan Jambi (PPJ) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mendapat kehormatan menutup rangkaian pergelaran malam itu lewat penampilan pamungkas yang sarat makna kebersamaan.
Pemerintah daerah berharap agenda tahunan ini terus merawat nyala toleransi, memperkokoh persatuan, sekaligus mengangkat potensi pariwisata berbasis kebudayaan lokal di Tanjung Jabung Barat.(*/JR2)