Dandim 0420/Sarko saat mengunjungi Ponpes Nurul Jadid JERNIH.ID, Sarolangun - Guna menjalin silaturahmi dengan Tokoh Agama di wilayah Sarolangun, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han., kunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid di Desa Pasar Singkut RT 12 A Kecamatan Singkut, Sarolangun, Rabu (12/02/2020).
Dalam kunjungannya Dandim didampingi Pabung Sarolangun Mayor Chb Mentomeri, Danramil 420-04/Sarolangun Mayor Inf Abdul Azis Efendi, Danramil 420-02/Limun Kapten Inf Zul Abdullah.
Saat tiba di Ponpes, Dandim dan rombongan disambut Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jadid, DR. KH. Imam Hambali dan pengurus. Rangkaian kegiatan diawali Shalat Ashar di Masjid Al Kausar Putra, dilanjutkan tatap muka dengan Pengurus dan 300 orang santri.
"Terima kasih atas kehadiran Komandan Kodim 0420/Sarko ke Pondok pesantren kami dan kita langsung di sambut shalat Ashar. Semoga tugas ataupun amanat yg sangat baik ini di berkahi oleh Allah SWT," kata Pimpinan Pondok Pesantren Pesantren Nurul Jadid, DR. KH. Imam Hambali.
Dia katakan, TNI dari dulu selalu dekat dengan rakyat. "Saya sangat mendukung dan mengapresiasi program Dandim silaturahim ke semua wilayah, untuk membuat seluruh kalangan bisa bersatu karna kita tau TNI sangat dekat dan punya jiwa santri," katanya lagi.
Dikatakan Pimpinan Pondok Pesantren lagi, pihaknya siap membantu dan mengikuti permintaan dari Kodim untuk membentuk santri yang agamis serta cinta kepada Pancasila dan NKRI.
Sementara itu, pada kesempatan tersebut Dandim mengungkapkan rasa bahagia bisa berkunjung ke pondok pesantren Nurul Jadid, dan berpesan kepada para santri meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta semangat belajar.
"Pesan saya kepada santri tingkatkan keimanan dan tingkatkan semangat belajar," pesan Letkol Tomi.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim mohon doa restu pimpinan pondok esantren sebagai warga baru di Sarolangun.
"Mohon doa restunya Kiyai, saya baru menjabat sebagai Komandan Kodim 0420/Sarko, agar diberi kemudahan dalam menjalankan tugas membantu Pemda dalam pembangunan dan menjaga iklim wilayah yang kondusif," pinta Dandim.
Tomi tambahkan, pendidikan agama adalah hal yang sangat penting untuk membentuk jiwa yang mandiri patriotis dan belanegara yang kuat. "Karena sebagian besar pejuang adalah umat islam, sehingga melalui kunjungan ini dapat mempererat persatuan antara TNI dan masyarakat," tuturnya.