Kapolres Tanjab Barat Lakukan Pengecekan Sekat Kanal dan Draenase di Desa Muntialo

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro saat menyambangi kanal buatan warga
Istimewa
Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro saat menyambangi kanal buatan warga
Pernulis: Redaksi | Editor: Muhammad Syafe'i

JERNIH.ID, Kuala Tungkal - Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.I.K,.M.H didampingi Kabag Ops Polres Tanjab Barat Kompol Iswandi Syahlan, S.H melakukan pengecekan sekat kanal atau draenase buatan sebagai mendungan/cadangan air dimusim kemarau sertabsosialisasi dengan Kelompok Tani Desa Muntialo Kecamatan Betara, Rabu (26/02/2020).

Sekat kanal atau dreanasi buatan sebagai mendungan/cadangan air dimusim kemarau yang dicek Kapolres Tanjab Barat yakni di areal lahan gambut berlokasi Jalan AMD RT 09 Dusun Karya Lestari 1 Desa Muntialo Kecamatan Betara.

Seterusnya pengecekan pembuatan embung air swadaya milik masyarakat berukuran 30 x 80 M2 dengan kedalaman 3 Meter, berlokasi Jalan AMD RT 09 Dusun Karya Lestari 1 Desa Muntialo Kecamatan Betara.

Lalu, Pengecekan Embung Air Permanen Pemerintah Kecamatan Betara berukuran 40 x 60 M2 dengan kedalaman 3 Meter, berlokasi Jalan Lintas Kuala Tungkal-Jambi RT 07 Dusun Karya Lestari 1 Desa Muntialo Kecamatan Betara.

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat atas dukungannya membuat embung swadaya pada lokasi lahannya dan akan mensosialisasikan embung tersebut sebagai embung percontohan bagi perusahaan perkebunan lain sebagai langkah dan upaya pencegahan menghadapi karhutla.

Lebih lanjut, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada kepala desa beserta masyarakat yang sudah bekerja sama dengan baik bersama Polri dan Tni untuk membuat sekat kanal dan pembuatan embung desa.

“Saya juga berharap kepada seluruh masyarakat Desa Muntialo untuk bersama-sama menjaga dan menyelamatkan lingkungan dengan langkah dan upah pencegahan kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Menurt Kapolres pembuatan sarana embung dan sekat sungai tersebut berfungsi sebagai cadangan air dalam rangka kesiapan sarana prasarana dan percontohan standarisasi embung serta sekat kanal guna mencegah dan menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan di Wilayah Kab. Tanjab Barat, kuhusnya di wilayah Betara.

“Demikian juga Sekat Kanal atau draenase untuk cadangan air dimusim kemarau di areal lahan gambut,” ujar Kapolres.