KONI Jambi targetkan Muaythai dan Binaraga raih prestasi di PON 2028 JERNIH.ID, JAMBI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menetapkan target ambisius bagi cabang olahraga (cabor) Muaythai dan Binaraga. Ketua Umum KONI Jambi, Mat Sanusi, memerintahkan pengurus kedua cabor tersebut untuk segera menggenjot pembinaan atlet demi mendulang medali pada perhelatan PON XXII/2028 mendatang.
Instruksi tegas ini disampaikan Mat Sanusi saat menerima audiensi jajaran pengurus baru Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jambi dan Pengprov Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Jambi di Kantor KONI Jambi, Kamis (3/7/2026).
Mat Sanusi menekankan bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Ia mewajibkan kedua pengprov untuk merancang program pembinaan yang terukur, mulai dari pembibitan usia dini, pemusatan latihan rutin, hingga aktif mengikuti berbagai ajang uji coba.
"Prestasi di level provinsi, nasional, hingga internasional hanya bisa dicapai melalui program yang berkelanjutan. Saya minta pengurus fokus bekerja dan segera merealisasikan peta jalan pembinaan atlet," tegas Mat Sanusi.
Khusus untuk cabang Binaraga, Mat Sanusi memberikan catatan khusus kepada Ketua Umum PBFI Jambi, Vuzio Fernanda. Ia meminta agar kepengurusan tidak hanya berpusat di Kota Jambi.
KONI Jambi memberikan instruksi agar PBFI segera membentuk setidaknya enam kepengurusan cabang (Pengcab) di tingkat kabupaten/kota. Langkah ini bertujuan agar proses seleksi bibit atlet binaraga di daerah dapat berjalan lebih masif dan merata.
"Kita ingin pembinaan binaraga menjangkau seluruh daerah. Dengan adanya minimal enam Pengcab, proses pencarian bakat akan jauh lebih efektif," jelasnya.
Menanggapi arahan tersebut, Ketua Pengprov MI Jambi, Ronald, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan program pembinaan sesuai target KONI. Muaythai sendiri dinilai memiliki potensi besar seiring dengan tingginya animo masyarakat Jambi terhadap olahraga bela diri ini.
KONI Jambi berkomitmen penuh mendukung kedua cabor tersebut, baik dari sisi administrasi, pembinaan, maupun fasilitas. Namun, Mat Sanusi menegaskan bahwa dukungan tersebut tetap dibarengi dengan evaluasi ketat.
"KONI Jambi membuka pintu selebar-lebarnya bagi semua cabor. Namun, kami akan mengawal ketat cabor yang menunjukkan keseriusan manajemen dan program kerja yang nyata. Fokus kita saat ini adalah satu: membawa atlet Jambi bersinar di PON 2028," pungkasnya.