PAD Pariwisata Merangin Nihil, Dewan Dorong Bentuk Perda

Penulis: Upro , Editor: Muhammad Syafe'i - Sabtu, 21 Maret 2020 , 12:03 WIB
Danau Pauh
Istimewa
Danau Pauh


JERNIH.ID, Merangin - Potensi objek wisata di Kabupaten Merangin tak kalah banyak dan menarik dari daerah lain. Namun sayangnya keindahan alam Merangin ini belum terkelola dengan maksimal.

Sampai saat ini ternyata tidak ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merangin, yang disumbangkan dari objek-objek wisata yang ada.

Hal tersebut diungkapkan ketua Komisi II DPRD Kabupaten Merangin M Yani. Menurutnya ada sekitar 23 objek wisata yang tercatat, namun tak ada yang menyumbang PAD.

"Ada 23 potensi objek wisata yang tercatat. Tapi tidak ada yang menyumbang PAD sama sekali," ungkap M Yani di gedung DPRD Merangi, baru ini.

Hal tersebut sangat disayangkan dikatakan Yani. Sementara di daerah lain yang potensinya sedikit, sudah bisa menyumbang PAD ratusan juta untuk daerah dalam satu tahun.

"Seperti di Lubuk Linggau kami lihat, ada beberapa titik saja potensinya, tapi sudah bisa sumbang PAD sampai 400 san juta. Sementara kita masih nol," ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa kendala sehingga PAD pariwisata Kabupaten Merangin menjadi nihil selama ini. Pertama karena tidak ada Perda Pariwisata dan Perda Resribusi di Merangin.

"Nah ini sebabnya, dan ini akan kita dorong. Jadi PR Kami bentuk Perda Pariwisata. Baru baru ini kami sudah temukan lagi empat potensi wisata baru, salah satunya Goa di Desa Baru Balo," tukasnya.

Sejumlah objek wisata potensial di Kabupaten Merangin diantaranya, Danau Pauh Jangkat, Geo Park Air Batu, Danau Depati Empat, Air Terjun Segerincing, Air Terjun Dukun Betuah, Telaga Biru Tanjung Alam, Teluk Wang Sakti dan lainnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID