PAN Jambi Gelar Workshop: Tekankan Pentingnya Keterlibatan Perempuan dalam Politik

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Jumat, 12 Desember 2025 , 12:54 WIB
Workshop DPW PAN Provinsi Jambi
Jernih.id
Workshop DPW PAN Provinsi Jambi


JERNIH.ID, Jambi – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi menggelar Workshop Pendidikan Politik untuk Perempuan sebagai upaya memperkuat kapasitas dan peran perempuan dalam dunia politik, Jum'at (12/12/2025).

Kegiatan ini berlangsung antusias dan dihadiri berbagai organisasi perempuan dari sejumlah daerah di Provinsi Jambi.

Workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS).

Hadir sebagai narasumber Ketua DPD Kesatuan Perempuan Partai Indonesia (KPPI) Provinsi Jambi, Ririn Novianti, yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jambi. Azizah, anggota DPRD Batanghari dari Kabupaten Batanghari sekaligus Ketua PUAN Batanghari, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Jambi, Melvin dan Prof DR resnita akademisi UIN STS Jambi.

Wakil Ketua DPW PAN Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BBS menyampaikan bahwa peningkatan ekonomi keluarga tidak hanya bertumpu pada kepala keluarga, tetapi juga memerlukan penguatan peran ibu dan anak perempuan. Menurutnya, pemberdayaan ini dapat dilakukan melalui berbagai program yang terhubung dengan saluran budaya maupun organisasi masyarakat.

Ia mencontohkan bahwa berbagai kebutuhan hidup seperti harga cabai, BBM, bahan pokok hingga material bangunan sangat dipengaruhi oleh kebijakan politik. Karena itu, ia mendorong perempuan untuk memahami isu politik serta terlibat dalam proses penyampaian aspirasi melalui organisasi.

“Ibu-ibu harus tahu bahwa banyak persoalan rumah tangga dipengaruhi oleh kebijakan politik. Maka saluran politik menjadi penting agar aspirasi dapat tersampaikan melalui organisasi yang ada,” ujarnya.

BBS juga menyoroti dinamika sosial saat ini, termasuk maraknya pergaulan bebas hingga game online yang berdampak pada generasi muda. Dalam kondisi seperti ini, ia menilai peran keluarga, terutama ibu, sangat penting sebagai “filter” utama.

“Dinamika sosial hari ini berkembang cepat. Yang bisa menjadi filter pertama adalah keluarga, khususnya ibu-ibu,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa berbagai pihak memiliki peran dalam memperkuat fondasi sosial, mulai dari organisasi perempuan, lembaga keagamaan, hingga partai politik dan pemerintah. Semua memiliki aturan, program, serta saluran untuk mengkonsolidasikan aspirasi masyarakat.

Ia menutup sambutannya dengan apresiasi kepada seluruh peserta yang berkomitmen memperkuat kapasitas perempuan di Provinsi Jambi.

“Kami ucapkan terima kasih. Semoga materi yang disampaikan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kapasitas organisasi perempuan di Provinsi Jambi,” pungkasnya.

Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Madian Saswadi menyampaikan bahwa PAN sebagai partai politik memiliki kewajiban untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, termasuk perempuan.

"Melalui workshop pendidikan politik untuk perempuan, PAN ingin meningkatkan kesadaran, partisipasi, serta kepemimpinan perempuan dalam proses politik dan pengambilan keputusan," katanya.

Menurutnya, peran perempuan dalam dunia politik saat ini masih tergolong rendah, termasuk menjelang pelaksanaan pemilu. Padahal, regulasi telah mengamanatkan keterwakilan perempuan minimal 30 persen di setiap tingkatan partai politik. Namun, angka tersebut dinilai belum mencerminkan partisipasi optimal.

"Karena itu, DPW PAN mengambil langkah dengan mengadakan pendidikan politik secara khusus bagi perempuan. Program ini menjadi salah satu prioritas utama DPW PAN Jambi," jelasnya.

Melalui pendidikan politik ini, DPW PAN Provinsi Jambi berharap dapat meningkatkan kualitas partisipasi perempuan dan pemilih muda, sekaligus mendorong terciptanya representasi politik yang lebih inklusif ke depan.(*/JR2)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID