Ketua FKUB Kota Cirebon, KH Abdul Hamid JERNIH.ID, Cirebon - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Cirebon menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat toleransi dan menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.
Organisasi ini semakin proaktif melalui pembaruan struktur organisasi, perluasan ruang dialog lintas agama, serta peningkatan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, kepolisian, dan masyarakat sipil.
Langkah penting diawali dengan pengukuhan pengurus FKUB periode 2025–2029 yang digelar di Balai Kota Cirebon pada awal Februari 2025.
"Kota Cirebon memiliki tingkat keragaman tinggi, namun selalu menjadi contoh dalam hal kerukunan umat. Ini tidak lepas dari kerja keras FKUB dan semua elemen masyarakat," ujar KH. Abdul Hamid, Senin (23/6/2025).
FKUB juga aktif mengembangkan ruang dialog, terutama saat muncul isu sensitif, seperti pendirian rumah ibadah. Contohnya, dalam kasus rekomendasi pendirian gereja di Kelurahan Pegambiran, FKUB hadir tidak hanya sebagai pemberi rekomendasi administratif, tetapi juga memfasilitasi mediasi dan dialog antara warga, tokoh agama, dan pemerintah daerah.
Ketua FKUB Kota Cirebon, KH Abdul Hamid, menekankan bahwa pendekatan persuasif dan keterbukaan komunikasi menjadi kunci meredam potensi konflik.
"Kami selalu mengutamakan komunikasi dua arah. FKUB bukan sekadar mengeluarkan izin, tapi hadir untuk menjembatani dan membina," jelasnya.
Dukungan terhadap FKUB pun datang dari jajaran Kepolisian Kota Cirebon yang menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui jalur dialog dan pendekatan kultural.
Menjaga Kedamaian Kota Cirebon yang majemuk dengan prosentase pemeluk agama Islam 92,02 %, Kristen Protestan 4,73 %, Katolik 1,95 %, Budha 0,73 %, Hindu 0,04 %, Konghuchu 0,02%, dengan struktur organisasi baru yang lebih solid dan pendekatan kolaboratif yang kian kuat, FKUB Kota Cirebon tidak hanya menjadi lembaga formal, tetapi juga aktor penting dalam menjaga wajah toleransi kota.
Melalui penguatan kelembagaan, pengembangan dialog terbuka, dan kolaborasi antarlini, FKUB telah membuktikan komitmennya dalam memastikan kerukunan umat beragama tetap terawat dan berkembang di Kota Cirebon.