Percepat Pembangunan: Gubernur Al Haris Lobi Pusat Tuntaskan 3 Ruas Jalan Strategis Jambi

Penulis: Muhammad Sapii , Editor: Ardy - Sabtu, 04 Juli 2026 , 09:42 WIB
Al Haris saat kantor Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta Al Haris saat kantor Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta


JERNIH.ID, ​JAKARTA – Pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Jambi terus digenjot. Gubernur Jambi, Al Haris, melakukan langkah strategis dengan menyambangi langsung kantor Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Selasa (30/6/2026) lalu.

​Langkah ini dilakukan guna mengawal langsung usulan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Gubernur ingin memastikan usulan prioritas Provinsi Jambi menjadi perhatian utama pemerintah pusat.

​Kepala Dinas PUTR Provinsi Jambi, Muzakir, melalui Sekretaris Dinas, Wahyudi, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemprov Jambi.

​"Gubernur Al Haris turun langsung menemui Dirjen Bina Marga. Beliau ingin memastikan usulan IJD kita segera mendapat kepastian dan prioritas," ujar Wahyudi, Sabtu (4/7/2026).

​Berdasarkan surat resmi Pemprov Jambi, total anggaran yang diusulkan mencapai Rp99,13 miliar. Dana tersebut akan difokuskan pada penanganan efektif sepanjang 8,15 kilometer.

​Ada tiga titik ruas jalan strategis yang menjadi prioritas utama pembangunan tahun ini:

  • Jalan Desa Simpang/Berbak – Simpang Jembatan Muara Sabak Panjang 4,20 km dengan usulan biaya Rp49,89 miliar.
  • Jalan Muara Tebo – Simpang Logpon Panjang 2,30 km dengan usulan biaya Rp29,27 miliar.
  • Jalan Simp. Margoyoso – Sumber Agung – Air Hitam/Simp. Mentawak Panjang 1,65 km dengan usulan biaya Rp19,96 miliar.

​Saat ini, proses pengusulan telah memasuki tahap verifikasi kedua di kementerian. Seluruh dokumen teknis juga sudah diunggah melalui aplikasi resmi SITIA.

​Pihak Balai Jalan dijadwalkan akan segera melaporkan hasil verifikasi berkala ini kepada Ditjen Bina Marga.

​"Kami menargetkan seluruh proses administrasi dan teknis tuntas pada Agustus 2026 mendatang," tutup Wahyudi.

​Dengan langkah proaktif ini, masyarakat diharapkan segera menikmati akses jalan yang lebih baik untuk menunjang aktivitas ekonomi daerah.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID