Polisi Ringkus Dua Pelaku Begal Sadis di Mayang Kota Jambi

Penulis: Redaksi , Editor: Ardy - Rabu, 28 Desember 2022 , 11:22 WIB
Wadirkrimum saat ungkap kasus begal Mayang Kota Jambi di Mapolda Jambi, Selasa (27/12)
Nasution/Bitnews
Wadirkrimum saat ungkap kasus begal Mayang Kota Jambi di Mapolda Jambi, Selasa (27/12)


JERNIH.ID, Jambi - Tim gabungan Unit Reskrim Polres Muaro Jambi dan Ditreskrimum Polda Jambi berhasil meringkus dua pelaku begal sadis yang tak segan-segan melukai korbannya, yang terjadi di Mayang Kota Jambi pada Minggu, (25/12) dinihari yang lalu.

Pelaku yang berhasil diringkus satu diantaranya di bawah umur inisial C (16) dan inisial IH (20) yang merupakan warga Kota Jambi. Atas perbuatannya pelaku ditahan polisi dan terancam hukuman penjara di atas 5 tahun.

Wadirkrimum Polda Jambi, Trisaksono Puspo Adjie, membenarkan ada pelaku begal sadis ditangkap karena sudah melakukan perbuatan kriminal secara kejam terhadap korbannya. Saat dua pelaku melukai korbannya, pelaku langsung mengambil motor juga barang korban dan setelah itu langsung dibawa kabur.

“Dua pelaku merupakan geng motor sadis, biasanya antar kelompok saling serang. Namun kali ini membuat tindakan kriminal sadis terhadap warga, sampai barang korban pun diambil dan korban luka-luka akibat kena parang dan langsung dibawa kerumah sakit untuk dirawat intensif,” ujarnya, Selasa (27/12/2022).

Trisaksono menceritakan, dua pelaku yang melakukan tindakan sadis juga membawa rekannya yang saat ini masuk daftar pencarian orang. Ia berharap kepada para pelaku agar segera menyerahkan diri ke polisi, daripada ditangkap dengan tindakan tegas.

“Terungkapnya kasus kriminal ini setelah adanya laporan korban di tempat kejadian perkara, Mayang, dekat SPBU, Kota Jambi. Korban diserang oleh sekelompok geng motor, namun sampai mencuri barang korban,” jelasnya.

Trisaksono menyebutkan, dua pelaku tersebut saat ditangkap sedang asik nongkrong di salah satu universitas di Mendalo, Kecamatan Jaluko, Kota Jambi.

“Saya berharap kepada masyarakat agar selalu memantau pergaulan anak sekaligus mendidik anak dengan baik. Dan saya juga mengimbau agar pukul 21.00 WIB dicari anaknya jika belum balik,” harapnya.

Untuk diketahui, kejadian ini terjadi pada Minggu (25/12) dinihari pukul 02.30 WIB. Diman pada saat kejadian koraban hendak menutup dagangannya yang berlokasi di jalan RK Syahbuddin depan SPBU Mayang Kota Jambi.

Korban menjelaskan bahwa kejadian bermula saat dia hendak menutup dan membereskan dagangannya. Saat itu tiba-tiba datang enam orang pemuda menggunakan dua unit sepeda motor.

"Mereka dua motor bonceng tiga, langsung datangi saya, salah satu dari mereka menyerang pakai celurit besar," jelasnya.

Beruntung saat itu korban R (21) sempat menghindar dan melarikan diri. Namun korban mendapatkan luka bacok di bagian pinggang. Tidak hanya menyerang korban, para pemuda yang diduga geng motor ini juga mengambil motor korban.(*)



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID