20,5 Hektare Lahan Masyarakar di Desa Mencolok Terbakar

Penulis: - Selasa, 30 Juli 2019 , 15:28 WIB


JERNIH.ID, Muara Sabak - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Pemerintah dan jajarannya pun terus berupaya memadamkan api tersebut.

 

Salah satunya terjadi pada Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi. Karhutla tersebut terjadi pada lahan milik masyarakat di Desa Mencolok, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjabtim.

 

Kepala BPBD Kabupaten Tanjabtim, Jakfar mengatakan bahwa diperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai 20,5 hektare.

 

"Kebakaran lahan di desa Mencolok, Kecamatan mendahara Ulu. Untuk sementara jumlah lahan yang terbakar 20,5 hektare lahan milik masyarakat," Kata kepala BPBD Kabupaten Tanjabtim, Jakfar.

 

Dalam upaya memadamkan api, dikatakan Jakfar selain tim darat, satu unit helikopter PT Wira Karya Sakti (WKS) juga membantu Water Bombing.

 

"Api mulai muncul pada tanggal 27 sore, pemadaman dilakukan tanggal 28 sampai dengan hari ini tanggal 29 Juli 2019. Saat ini Kondisi api sudah padam. pelaksanaan pemadaman dilakukan Tim gabungan Manggala Agni,TRC BPBD, RPK, PT. WKS, Satgas Dinas Perkebunan Tanjabtim, MPA,TNI, Polri, Damkar Kabupaten Tanjabtim dan dibantu Water Bombing dengan Helikopter PT. WKS," jelasnya.

 

"Untuk Penyebab pastinya kebakaran, hingga saat ini belum diketahui," ungkapnya.

 

Kebakaran lahan di Desa Mencolok selama tiga hari ini juga dibenarkan oleh Kepala Desa setempat, Ambo Alang. Ia menuturkan, petugas tampak kesulitan memadamkan api disebabkan beberapa faktor, diantaranya seperti sumber air yang jauh dan surut akibat kemarau, cuaca panas serta kondisi kabut asap yang cukup parah di lokasi kebakaran.

 

"Lahan masyarakat kelompok tani yang terbakar. Posisi air cukup jauh, air dalam keadaan surut, sementara titik kebakaran cukup jauh," ungkap Ambo Alang.

 

Sebelumnya menurut data rekapitulasi Karhutla BPBD bulan Junuari sampai Juli 2019 terdapat 4.5 hektar total karhutla di Kabupaten Tanjabtim, dengan adanya kejadian ini maka diperkirakat ada sekitar 25 hektar total lahan yang terbakar di wilayah Tanjabtim.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID