Ilustrasi kotak suara Pesta demokrasi kerap kali dijadikan sebagai bahan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memainkan persepsi masyarakat. Munculnya kasus politik identitas pada pemilu-pemilu sebelumnya, membuat kita sebaiknya berhati-hati dan lebih teliti dalam mencerna suatu informasi.
Informasi yang menyangkut pautkan perihal etnis, suku, budaya, agama dan lainnya biasanya dipakai untuk menjatuhkan orang ataupun kelompok tertentu. Dengan begitu, masyarakat pun diharapkan bisa berpihak kepada oknum tersebut. Hal ini pun tentu sangat membahayakan.
Apalagi jika di dalamnya ditunggangi oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Tentu akan memberikan dampak buruk kepada masyarakat. Apalagi jika menyentuh kelompok-kelompok tertentu, bisa berpeluang terjadinya kerusuhan. Nah, bagi Anda agar tidak mudah terpengaruh dengan informasi-informasi yang tidak benar keberadaannya menjelang pesta demokrasi, sebaiknya perhatikan beberapa tips di bawah ini.
1. Mengecek Sumber Informasi
Kasus politik identitas yang sempat menimpa salah satu pejabat ibukota beberapa waktu lalu, patut dijadikan sebagai pelajaran. Salah memberikan informasi ataupun sembrono dalam mengucapkan perihal tertentu akan berdampak buruk dan bisa dijatuhi pidana.
Untuk itu, ketika Anda mendapatkan informasi apapun sebaiknya cek terlebih dahulu sumbernya. Apakah, sumber dari informasi tersebut dapat dipercaya atau tidak. Bagaimanapun juga politik identitas sering dijadikan bahan untuk memecahbelah berbagai phak.
Informasi yang diberikan pun biasanya dibagikan dari satu orang lainnya. Cara ini biasanya dipakai untuk mengelabuhi masyarakat agar mudah didorong untuk mempercaya suatu isu tertentu. Untuk itu, sebaiknya cek dulu sumber informasi yang Anda terima.
2. Jangan Mudah Percaya Kalimat Teratas
Sebelum membagikan ke orang lain sebaiknya periksa terlebih dulu secara lengkap informasi yang dibagikan. Jika muncul informasi yang memuat isu-isu sensitif terutama yang berkaitan dengan politik identitas dalam pilkada, jangan mudah percaya.
Apalagi percaya begitu saja dengan kalimat teratas dalam suatu informasi yang dbagikan. Hal ini tentu tidak baik. Lantaran biasanya oknum-oknum tak bertanggung jawab sengaja membuat kalimat yang menarik perhatian agar orang mudah membagikannya.
Untuk itu, jangan percaya dengan kalimat teratas. Baca secara mendetail informasi yang Nada peroleh. Jika perlu cek informasi tersebut dengan berselancar di internet. Gali informasi sebanyak mungkin. Periksa pula tanggal artikelnya agar tak mudah terkelabui.
3. Periksa Keaslian Foto
Selain isi teks atau narasi yang harus diperhatikan, keaslian foto juga menjadi poin penting. Biasanya, narasi model-model seperti ini akan bertolak belakang dengan isi teksnya. Orang pun juga terkadang tak peduli keaslian foto tersebut.
Padahal, saat ini banyak software yang bisa digunakan untuk mengolah foto. Untuk itu, mengecek keaslian foto menjadi satu hal penting yang harus dilakukan.
Nah, itulah beberapa tips menghindari informasi tidak benar mengenai kasus politik identitas di Indonesia. Sebaiknya Anda lebih berhati-hati jika mendapat informasi yang menyinggung perihal etnis, suku, agama dan sejenisnya karena jika salah merespons bisa berakibat fatal. Jangan pula mudah terpengaruh dengan isu-isu yang kerap dimunculkan menjelang pesta demokrasi.