Mapala Pamsaka STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Komitmen Lestarikan Lingkungan Hijau

Penulis: Muhammad Irhami - Selasa, 01 Agustus 2023 , 07:47 WIB
Ketua Komisi II DPRD Tanjabbar, Syufrayogi Syaiful (kemeja kuning) saat menyampaikan materi seminar.
Istimewa
Ketua Komisi II DPRD Tanjabbar, Syufrayogi Syaiful (kemeja kuning) saat menyampaikan materi seminar.


JERNIH.ID, Kuala Tungkal - Mahasiswa Pecinta Alam Mahasiswa STAI An-Nadwah Kuala Tungkal (Mapala Pamsaka) menyelenggrakan kegiatan seminar dan aksi penanaman mangrove dengan tema “upaya meningkatkan kesadaran dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hijau”.

Kegiatan ini di hadiri oleh Rektor STAI An-Nadwah Kuala Tungkal, Ketua Komisi II DPRD, Dinas Lingkungan Hidup, Roap Map Pengelolaan mangrove di Indonesia, Perwakilan Polres Tanjabbar dan UKK UKM serta mahasiswa kampus STAI An-Nadwah Kuala Tungkal, (31/7/2023).

 

Rektor STAI An-Nadwah Kuala Tungkal Dr. Abd. Rahim Saidek S.Sos.i.,MP. D.,CiQnR berpesan agar semua pihak bisa terus konsisten dalam menjaga mangrove, di sela-sela kami terus melakukan kegiatan untuk meningkatkan prestasi, karena untuk kampus STAI An-Nadwah Kuala Tungkal belum ada jurusan atau prodi yang bertanggung jawab penuh terhadap lingkungan hidup, maka Mapala Pamsaka sebagai UKM yang berjalan di bidang lingkungan dapat terus melaksanakan dan menjaga konservasi lingkungan hijau.

"Mengajak semua pihak bisa terus konsisten dalam menjaga mangrove dan menjaga konservasi lingkungan hijau", ucap Rahim Saidek.

 

Adapun Ketua Komisi II DPRD Tanjabbar, Syufrayogi Syaiful, S.IP,.MH. sebagai pemateri seminar menegaskan kegiatan seperti ini harus terus di bangun dan dijadikan agenda wajib bagi teman – teman Mapala karena memang kita harus membuat revolusi terkait lingkungan hidup sendiri.

Yang mana memang penggunaan batu bara hari ini luar biasa, ekploitasi terhadap lingkungan, nikel, dompeng – dompeng emas yang mengakibatkan rusaknya lingkungan.

 

Forum seperti ini penting bahkan wajib dilakukan sehingga bisa menambah pengetahuan untuk kita semua bahwa bumi ini satu tidak ada bumi yang lain jadi mari kita jaga bersama untuk kepentingan generasi yang kedepanya.

"Pemerintah baik pusat maupun daerah serta masyarakat harus bahu membahu menyelamatkan hutan mangrove yang kita miliki karena kerusakan hutan mangrove akan membawa malapetaka bagi kehidupan. hutan ini harus diselamatkan untuk kepentingan jangka panjang kita,” tuturnya.

 

Ketua Mapala Pamsaka Miftahul Amin mengatakan kegiatan ini di rumuskan dan di rancang oleh anggota muda kami sebagai tugas untuk menjadi anggota tetap. "Saya sebagai ketua umum sekaligus mewakili pengurus sangat bangga akan semangat dan tanggung jawab terhadap tugas anggota muda Mapala Pamsaka, saya harapkan semangat ini bakalan terus menyebar bagaikan virus, yaitu virus kepahaman tentang pentingnya mangrove". Ujarnya.



PT. Jernih Indonesia Multimedia - Jernih.ID