SMSI Jambi audiensi dengan Wali Kota Jambi JERNIH.ID, Jambi - Atmosfer dialog hangat namun penuh gagasan langsung terasa saat Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, menyambut rombongan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi di ruang kerjanya, Rabu (3/12/2025).
Sikap ramah Wali Kota yang berdiri menyambut satu per satu tamu memperlihatkan karakter kepemimpinan yang komunikatif dan terbuka terhadap masukan, khususnya dari insan pers.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung Ketua SMSI Provinsi Jambi, Mukhtadi Putra Nusa, bersama jajaran pengurus. Maulana mengapresiasi langkah SMSI sebagai organisasi media yang memegang teguh legalitas dan profesionalisme dalam ekosistem pers digital yang kian kompleks.
Dalam audiensi itu, Maulana menegaskan bahwa media berperan vital sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Namun ia menekankan, media yang dibutuhkan adalah yang memiliki legalitas, struktur kelembagaan yang jelas, dan wartawan yang tersertifikasi.
“Kami pemerintah membutuhkan media yang punya kelembagaan kuat, wartawan yang tersertifikasi, dan standar etik yang jelas. Media legal seperti SMSI tidak boleh kalah oleh media hoaks,” tegas Maulana, yang dikenal luas dengan julukan “Dokter Bahagia”.
Ia menyebutkan, pembangunan besar yang sedang berjalan tidak akan diketahui publik bila tidak ditopang media yang kredibel.
Saat ini Pemkot Jambi tengah menjalankan berbagai program strategis seperti Smart City, Kampung Bahagia, hingga Rp 100 Juta per RT, yang membutuhkan publikasi akurat agar tidak salah dipahami masyarakat.
“Media mainstream seperti SMSI inilah yang harus menjadi benteng bersama untuk menangkal hoaks agar informasi pembangunan tersampaikan secara utuh,” tambahnya.
Ketua SMSI Provinsi Jambi, Mukhtadi Putra Nusa, menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan Kota Jambi di tahun pertama masa kepemimpinan Wali Kota Maulana. Menurutnya, banyak program yang bergerak lebih cepat dari ekspektasi publik.
Mukhtadi menjelaskan bahwa SMSI merupakan organisasi perusahaan pers terbesar di Indonesia dengan lebih dari 3.700 anggota, sedangkan di Provinsi Jambi terdapat 63 media anggota yang telah lolos seleksi dan memenuhi standar profesional.
“Anggota SMSI ini bukan media abal-abal. Kami berkomitmen menjaga kualitas informasi publik,” ujar Mukhtadi, yang juga menjabat GM Jambi TV.
Mukhtadi menegaskan SMSI siap menjadi mitra strategis Pemkot Jambi, khususnya dalam fact-checking dan literasi digital, kampanye anti-hoaks, Publikasi program pembangunan kota, dan mendorong transparansi informasi pemerintah.
“SMSI siap bersinergi dengan Pemkot untuk fact-checking, edukasi literasi digital, dan kampanye anti-hoaks. Kami ingin menjadi mitra strategis dalam penyebaran informasi yang akurat dan mendukung agenda pembangunan kota,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa semangat menangkal hoaks juga menjadi pesan penting dalam Kick Off Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten, yang dihadiri Kapolri. Hal inilah yang menurutnya akan diperkuat di Jambi.
SMSI juga menyatakan dukungan terhadap beberapa prioritas pembangunan Kota Jambi, antara lain, Transformasi pelayanan publik berbasis digital, Penguatan program Smart City, Penataan kota, lingkungan, dan kebersihan. Lalui su strategis seperti inflasi, UMKM, keamanan, dan kesehatan masyarakat.
Dalam sesi diskusi, SMSI mempertanyakan langkah konkret Pemkot Jambi melalui Dinas Kominfo dalam memperkuat kolaborasi media di era digital. Mukhtadi menekankan pentingnya Pemerintah dan media bergerak seiring agar tidak tertinggal oleh laju informasi.
Pada kesempatan itu, Mukhtadi juga menyampaikan agenda besar SMSI, yakni pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten dengan puncak acara pada 9 Februari 2026. Ia menegaskan SMSI Jambi siap mengawal agenda tersebut dari daerah.
Audiensi ini turut dihadiri pengurus SMSI, antara lain Paisal Kumar, Risza S. Bassar, Rahimin, Sabar, dan Iwan Kurniawan, serta Ketua Panitia HPN SMSI Jambi Irwansyah dan Sekretaris Andri.(*/JR2)